Waka PAC PP Pameungpeuk, Kecewa atas Kondisi Pengamanan Pantai Sayangheulang, juga Abaikan Prokes

Waka PAC PP Pameungpeuk, Kecewa atas Kondisi Pengamanan Pantai Sayangheulang, juga Abaikan Prokes

WGJ: Bulan Tresyana

Editor Wijaya Soma

GARUT, WARTAGEMURUH.COM– Wakil Ketua PAC Pemuda Pancasila Pamengpeuk, Nurjaman, mengungkapkan rasa kecewanya atas kondisi keamanan di pantai Sayangheulang, juga mengabaikan Protokol Kesehatan Covid-19.

Menurut Nurjaman, selama ini pihak Bala Wisata Tirta atau
BALAWISTA dan pihak Komite Penggerak Pariwisata KOMPEPAR cenderung kurang berperan aktif melaksanakan tugas dan fungsinya di lokasi wisata pantai Sayangheulang.

“Balawista dan Kompepar sampai saat ini tidak berperan aktif hingga
mengakibatkan ada korban jatuh di pantai Sayangheulang,” ujar Nurjaman.

Pendapat Nurjaman tersebut terkait terjadinya musibah yang terjadi, khususnya di pantai Sayangheulang, pada Minggu (16/05/2021) pagi; dialami empat orang terseret ombak yang mengakibatkan seorang di antaranya diduga meninggal karena masih dalam pencarian.

“Seandainya SOP pengawasan serta pengamanan dijalankan dengan baik oleh pihak Balawista, besar dugaan kami musibah itu dapat diantisipasi,” ungkap Nurjaman.

Ditandaskan Nurjaman, Bala Wisata Tirta yang merupakan gabungan dari para personel yang terlatih serta bersertifikat internasional terkait pengawasan serta pengamanan di pantai khususnya, akan sudah mengetahui, baik kondisi alam yang berhubungan dengan kemungkinan potensi ombak yang akan terjadi maupun kondisi prilaku para pengunjung saat berada di area pantai.

“Para pengunjung, baik lokal, domestik maupun asing, datang sebagai wisatawan yang tentunya mengharapkan kenyamanan dan sudah pasti keamanan. Karenanya pihak Balawista harus berperan aktif,” tutur Nurjaman.

Selain itu, tambah Nurjaman, pihak Komite Penggerak Pariwisata Kompepar harus pula bertanggung jawab atas kenyamanan dan keamanan para wisatawan di pantai tersebut.

“Komite Penggerak Pariwisata, Kompepar dan Balawista, merupakan bagian laut wisata yang bertanggung jawab atas keamanan di pantai karena mendapatkan SK Dinas Pariwisata, ” tutup Nurjaman.

Sebelumnya diberitan, telah terjadi peristiwa kecelakaan (Laka) laut di Pantai Sayangheulang Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, yang menelan korban 1 orang meninggal dunia dan 3 orang terselamatkan.

Demikian disampaikan pihak MMP dalam sebuah laporan, Minggu (16/05/2021)

Dirincikan dalam laporan tersebut, identitas korban meninggal dunia bernama Jajang Nurjaman (17th), warga Jalan Margawati, Kampung Sukanegla, RT 02/RW 04 Desa Sukanegla Kecamatan Garut Kota.(dengan keterangan korban belum diketemukan).

Sementara korban yang berhasil diselamatkan adalah, 1. Adam adiansah (21th), 2. Iman Nurjaman (18th), dan 3. Farid Nugraha (17th); ketiganya beralamat di Jalan Margawati Kampung Sukanegla Kec Garut kota, Kabupaten Garut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *