Program Social Safety Net Disalurkan Melalui PT Pos Garut Mencapai 51 M

Program Social Safety Net Disalurkan Melalui PT Pos Garut Mencapai 51 M

WGJ Bulan Tresyana

 

Program Social Safety net disalurkan melalui PT Pos, salah satunya dana Bantuan Sosial Tunai (BST) yang disalurkan PT Pos Garut mencapai 51 miliar rupiah untuk dimana tiap keluarga dapat 600 ribu rupiah dengan penerima manfaat sebanyak 85.635 keluarga tersebar di 42 kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Data terbaru penerima manfaat yang dibagikan mencapai 85.635 keluarga penerima manfaat atau sekitar 51 miliar rupiah,” kata Kepala Kantor Pos Cabang Kabupaten Garut Andrianto. Rabu (04/08/2021).

Data sisanya, dijelaskan Andrianto,  penyaluran bantuan tersebut dilakukan dengan melibatkan kantor desa di seluruh Kabupaten Garut untuk mengurangi kerumunan di Kantor Pos.

“Seluruh anggaran BST yang diamanatkan pemerintah pusat diberikan sesuai dengan data diterima pihak Kantor Pos yang pendistribusian bantuan tersebut juga melibatkan Forkopimdes dan Satgas Covid-19, menjamin bahwa tidak ada potongan atau pelanggaran apapun selama pencairan,” katanya.

Pihaknya memastikan tidak ada pemotongan bantuan, semua pihak yang terlibat dalam penyaluran BST itu siap bertanggung jawab jika ada pelanggaran.

“Jika ada temuan mengenai pemotongan atau apapun alasannya, laporkan saja pada kami,” kata Andrianto.

Penyaluran BST berjalan lancar sesuai rencana dibantu oleh petugas desa dengan menerapkan protokol kesehatan yaitu tetap menjaga jarak dan memakai masker.

Selama ini BST untuk masyarakat di Garut sudah tersalurkan oleh petugas Pos sebesar 96 persen, sedangkan sisanya belum disalurkan karena terkendala data yang tidak sesuai dengan penerima manfaat.

“Masih ada data sisa yang belum kami distribusikan karena datanya yang tidak sesuai,” katanya.

Dijelaskan Andrianto, dana yang belum tersalurkan itu karena ada warga penerima manfaat sudah meninggal dunia, alamat penerima yang tidak sesuai, kemudian penerima manfaat sudah pindah domisili.

“Adapun yang data ganda seluruh uang bantuan akan segera dikembalikan lagi ke negara,” tandasnya.

Ia menambahkan selain menyalurkan BST, pihaknya juga mendistribusikan bantuan beras untuk 239.821 penerima manfaat atau sekitar 2.398 ton.

“Untuk pendistribusian beras hingga kini sudah mendekati 50 persen, dan diupayakan segera mungkin selesai sesuai data seluruh penerima,” katanya memungkas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *