GBNN Garut siap Perkarakan terkait Kartu ATM yang Ditampung Oknum Ketua Kelompok

GBNN Garut siap Perkarakan terkait Kartu ATM yang Ditampung Oknum Ketua Kelompok

WGJ: Jian
Editor: WS

GARUT, WARTAGEMURUH.COM– Polemik terkait Kartu Anjungan Kartu Mandirin (ATM) untuk pencairan  bantuan  PKH/BPNT di banyak daerah, khususnya di Garut terus berlangsung.

Demikian disampaikan Ketua DPC Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Kabupaten Garut, Abah Rohman. Jum’at (09/04/2021)

Dikatakan Abah Rohman, pihaknya selaku Ketua GBNN bersama jajaran pengurus turun ke lapangan dalam rangka mencari bukti kebenaran atas polemik kartu ATM tersebut.

“Ternyata benar, masih banyak temuan, kartu ATM bantuan yang sifatnya privasi itu, yang seharusnya KPM sendiri yang memegangnya, malah semua dipegang ketua kelompoknya,” ujar Abah Rohman.

Ditambahkan dia, mirisnya, ada seorang KPM yang hanya menerima uang saja.

Hal tersebut, lanjut Abah Rohman, menimbulkan pertanyaan besar, bagaimana dan dari mana awalnya hingga terjadi seperti itu.

Terkait itu, pihaknya mendatangi salah seorang pendamping salah satu desa di sebuah kecamatan yang paling luas, berinisial Y.

“Berdasarkan pengakuan Y, beliau tidak menganjurkan, dan bahkan menekankan untuk tidak mengumpulkan kartu ATM tersebut,” terang Abah Rohman.

Menurut Abah Rohman, pengumpulan kartu ATM oleh pihak yang bukan pemilik haknya dapat dikategorikan kejahatan perbankan.

“Perbuatan tersebut melawan regulasi, yakni UU No.7 tahun 1992 tentang Perbankan,” ujar Abah Rohman.

Dilanjutkan Abah Rohman, perbuatan melawan hukum tersebut dikarenakan oknum ketua kelompok yang memegang kartu ATM milik KPM menjadi tahu semua nomor PIN dari ATM yang dipegangnya tersebut.

“Atas kondisi demikian, kami bisa berasumsi, pihak pemegang kartu ATM dapat dengan mudah mencairkan, serta bisa saja dia katakan kepada pemilik kartu, dananya kosong, belum terisi,” papar Abah Rohman.

Perbuatan tersebut, menurut Abah Rohman, merupakan pembodohan publik.

“Bukannya masyarakat itu didampingi supaya jadi smart, malah jadi bodoh,” tandas Abah Rohman.

Diharapkan Abah Rohman, pihak pemerintah, khususnya Dinas Sosial dapat senantiasa memberikan edukasi yang memadai terkait masalah itu.

“Juga kepada pihak-pihak terkait agar secepat mengatasi permasalahan tersebut,” kata Abah Rohman.

“Jika ternyata hal ini tetap terbiarkan, termasuk adanya potongan-potongan dengan dalih administrasi, serta kami mendapatkan bukti kuat, maka kami pihak GBNN Garut melalui
Biro Hukum dan Advokasi kami siap memperkarakannya,” tandas Abah Rohman. (*)

One thought on “GBNN Garut siap Perkarakan terkait Kartu ATM yang Ditampung Oknum Ketua Kelompok

  1. Sok lamun bener mah di usut di desa kecamatan Bungbulang masih aya anu ditarikan ku pihak desa kartu ATM na

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *