46 Hari Dilaporkan Hilang, Anak Korban Penculikan Akhirnya Ditemukan

46 Hari Dilaporkan Hilang, Anak Korban Penculikan Akhirnya Ditemukan

WGJ TimRed
Editor: WGJ RAB

 

SUKABUMI, WARTAGEMURUH.COM — Jajaran Polres Sukabumi Kota akhirnya berhasil mengungkap kasus penculikan yang menimpa Ahmed Maula (11), bocah asal Nanggeleng, Citamiang, Kota Sukabumi pasca 46 hari penyelidikan.

Polisi juga berhasil meringkus terduga pelaku penculikan W (46) di Jalan Raya Cadas Kukun Pasar Kemis Tanggerang, Banten, Senin (24/5/2021) sekitar jam 17.30 WIB.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni membenarkan peristiwa penangkapan dan pengungungkapan terduga pelaku kasus penculikan anak di bawah umur, saat konferensi pers di halaman Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (25/05/2021) dini hari.

“Pelaku penculik merupakan orang yang sudah dikenal korban kurang lebih selama 5 bulan dan berprofesi sebagai pemulung pengumpul barang rongsokan yang tinggal di sekitar rumah korban,” kata Sumarni, dilansir TribrataNews.

Sumarni melanjutkan, kronologi peristiwa ini berawal saat pelaku membawa lari atau membawa kabur korban. Awalnya korban dibawa ke Bogor, kemudian mereka naik becak yang dimiliki tersangka. Dari Bogor mereka bergerak ke Tanggerang.

Baca juga: Seorang Anak Asal Citamiang Kota Sukabumi Diduga Diculik Pemulung

“Tim kami melakukan penyelidikan, pelacakan, tracking dan sebagainya, hingga akhirnya hari ini Senin (24/05/2021) pukul 05.30 sore berhasil menangkap pelaku,” tuturnya.

“Korban dan pelaku penculikan berhasil ditemukan di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Tanggerang, Banten,” tambahnya.

Masih menurut Sumarni, pelaku dan korban sempat berpindah-pindah kota setelah akhirnya menetap di Tanggerang.

“Jadi kami melakukan penyelidikan dan pencarian anak ini selama 46 hari. Alhamdulilah korban sehat tapi kondisi kurang bersih karena diajak memulung di Tanggerang,” bebernya.

Ditambahkan, menurut Sumarni pihaknya masih mendalami kasus ini, namun dia memastikan kondisi Ahmed Maula dalam kondisi sehat.

“Jadi kita mengembangkan kasus ini, cek lidik lagi, apakah ada tindak pidana lain dalam pidana ini,” ucapnya.

“Selama diculik 46 hari, korban dan pelaku tidur dan tinggal diatas becak,” tukasnya.

Akibat perbuatannya, Sumarni menyebutkan bahwa tersangka akan dijerat dengan pasal tentang perlindungan anak.

“Pasal yang disangkakan terhadap pelaku yaitu pasal 76F Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak, Pasal 83 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak dan Pasal 82 nomor 17 tahun 2016,” sebutnya.

Sebelumnya bocah laki-laki Ahmed Maula (11) asal Nanggeleng, Citamiang, Kota Sukabumi, Jawa Barat dilaporkan hilang dari rumah sejak Minggu (11/5/2021) silam. Ahmed yang merupakan Putera dari pasangan Muhammad Zaini (47) dan Ati Sudiati (43) yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut dilaporkan ke Polisi karena diduga telah diculik oleh seseorang Pria yang diketahui sebagai teman game online. (*)

Sumber: TribrataNews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *